Tema: KepedulianJudul : Melatih Rasa Kepedulian Siswa Terhadap Lingkungan SekolahKerangka: I. Macam-macam masalah lingkungan II. Contoh masalah lingkungan di sekolahIII. Dampak masalah lingkunganIV. Cara menanggulangiV. KesimpulanKebersihan merupakan masa

Tema : Kepedulian Judul : Melatih Rasa Kepedulian Siswa Terhadap Lingkungan Sekolah Kerangka : I. Macam-macam masalah lingkungan II. Contoh masalah lingkungan di sekolah III. Dampak masalah lingkungan IV. Cara menanggulangi V. Kesimpulan Kebersihan merupakan masalah penting namun sangat sulit untuk diatasi. Kebersihan mungkin masalah kecil yang sepele, tapi pada nyatanya malah disepelekan oleh kebanyakkan orang. Dan juga minimnya rasa kepedulian terhadap tanaman, malah penggundulan hutan semakin marak terjadi, padahal satu tanaman saja itu sangat berarti untuk kehidupan. Apalagi Indonesia dianggap sebagai paru-paru dunia. Pemikiran seperti menyepelekan, ketidakpedulian dll,itulah yang mesti dirubah. Seperti yang terjadi di lingkungan SMK N 1 JUWIRING. Dari hari kehari kebersihan makin tidak diperdulikan oleh para siswa, ini terlihat ketika banyak sampah yang berserakan di lantai, di lapangan basket, di laci meja, di pojokan kelas, di lahan kosong yang seharusnya menjadi taman yang indah, yang memberikan berbagai inspirasi atau sekedar selfie-selfie yang memanfaatkan keindahan taman sekolah. Tapi pada nyatanya malah menjadi lahan kosong yang beserakan sampah. Masalah sampah yang tak terkendali yang bahkan berserakan di area taman, itu adalah masalah yang sangat mengganggu pemandangan, yang menimbulkan berbagai macam penyakit, bahkan secara tidak langsung juga mengganggu kegiatan belajarmengajar, bagaimana tidak terganggu apabila sedang pembelajaran, di dalam laci,di lantai, di pojokan kelas terdapat sampah. Apalagi pada saat jam istirahat, yang seharusnya keluar kelas memandang pemandangan yang indah, rapi, bersih, berjalan menuju taman untuk mencari inspirasi atau berselfie, tapi moodnya jadi hilang karena banyak sampah yang berserakan di taman. Masalah seperti sampah yang berserakan, sebenarnya pihak sekolah sudah mencoba menanggulangi dengan cara memberi slogan di dinding-dinding sekolaah, di pojokan, di area parkir, di toilet dan di tempat strategis lainnya. Yang rata-rata bertuliskan “Membuang Sampah Pada Tempatnya, Jagalah Kebersihan, Bersih Sebagian dari Iman, dll”. Tapi pada nyatanya para siswa seakan-akan tidak bisa membaca slogan-slogan itu. Bukan hanya slogan, pihak sekolah juga telah menyiapkan tempat sampah di depan tiap kelas. Tapi tetap saja ada yang tidak mengiraukan atau bahkan tidak peduli dengan tempat sampah yang mereka anggap tidak penting. Melihat kejadian itu pihak sekolah tidak tinggal diam, pihak sekolah mencoba menyiapkan 2 jenis tempat sampah, yaitu “Organik dan Nonorganik” , untuk cara ini memang benar sampah sedikit berkurang, tapi sepertinya siswa seolah-olah tidak bisa membaca Organik dan Nonorganik itu, ini terlihat dari cara siswa tidak peduli dengan tulisan tersebut, dengan asal membuang sampah. Sekolah juga pernah mengadakan lomba kebersihan dengan hadiah uang tunai, benar saja para siswa sangat menjaga kebersihan wilayahnya bahkan seperti gila kebersihan, memang uang dapat mempengaruhi orang, tapi tidak lama karena setelah lomba itu para siswa berubah seperti biasa. Tadi masalah tentang sampah, berikut masalah tentang lahan yang kosong, pihak sekolah pernah membuat acara “Wiyata Bahari”, yaitu dimana seluruh warga sekolah menanam tanaman di area sekolah. Pihak sekolah juga mempercayakan terhadap Organisasi Pramuka untuk mengadakan kegiatan “Bersih Lingkungan dan Penghijauan Taman”, dan benar saja ini sudah sedikit mengurangi masalah lingkungan di area sekolah,karena mungkin para siswa terjun langsung untuk membersihkan lingkungan dan bahkan mereka melihat guru-guru juga ikut memebersihkan lingkungan. Maka tidak heran lagi apabila mereka sudah sadar akan peduli lingkungan. Jadi untuk menjaga lingkungan, terutama lingkungan sekolah, bukan hanya tugas dari penjaga sekolah saja, tapi juga semua warga sekolah termasuk guru dan karyawan, karena guru adalah panutan bagi para siswa-siswinya. Karena kebersihan merupakan sesuatu yang penting, jadi pihak sekolah harus dan terus berusaha dalam melatih kebiasaan pada siswa agar peduli lingkungan. Dengan cara memulai dari hal terkecil di sekitar kita. Make the world a better environment for future.

You should not see this

Комментарии

Аватар пользователя Abdoul Ayouba (10295)

Scouts pour l'environnement

Аватар пользователя Rizki Putri Damayanti
from Indonesia, 5 лет назад
Are you sure you want to delete this?
Welcome to Scout.org! We use cookies on this website to enhance your experience.To learn more about our Cookies Policy go here!
By continuing to use our website, you are giving us your consent to use cookies.