PEDULI DENGAN LINGKUNGAN, DIMULAI DARI HAL YANG TERKECILOleh : Hanifah Nur’ AiniMembahas tentang lingkungan pasti tidak akan ada habisnya, lingkungan adalah bagian yang tak terpisahkan dalam hidup kita.Dan seperti yang kita ketahui, dalam kehidupan seha

PEDULI DENGAN LINGKUNGAN, DIMULAI DARI HAL YANG TERKECIL Oleh : Hanifah Nur’ Aini Membahas tentang lingkungan pasti tidak akan ada habisnya, lingkungan adalah bagian yang tak terpisahkan dalam hidup kita.Dan seperti yang kita ketahui, dalam kehidupan sehari- hari. Kita melakukan aktivitas apapun pasti berhubungan dengan alam/ lingkungan. Melakukan hal sekecil apapun kita pasti berhubungan dengan alam/ lingkungan. Jadi tugas kita sebagai manusia adalah menjaga dan merawat alam agar tetap bersih dan nyaman untuk kita tinggali, jangan malah merusak dan membuat alam menjadi tidak nyaman untuk kita tinggali. Dan jika alam rusak pasti ada bencana yang akan datang pada kita, dan siapa yang rugi??? Jawabanya ya kita sendiri yang rugi. Apalagi belakangan ini alam kita memburuk, terlihat dari bencana alam yang silih berganti seperti banjir dimana – mana, tanah longsor, pembakaran hutan dan masih banyak masalah lagi yang sedang melanda di negara kita. Sekarang, siapa yang harus kita salahkan? Salahkan alam? salahkan pemerintah? Atau Tuhan murka pada kita? Kita harus berpikir kembali, tak sepantasnya kita menyalahkan orang lain, karena sadar atau tidak, kita juga ikut andil dalam merusak lingkungan kita. Entah sengaja atau tidak sengaja, kita telah melakukan hal tersebut yang berdampak buruk terhadap lingkungan. Misalnya dari hal yang terkecil dan sering orang – orang lakukan, bukan hanya masyarakat desa aja tapi masyarakat kota pun juga melakukannya dan bukan hanya orang tua aja tapi anak muda pun juga melakukannya , hal kecil itu di anggap hal yang sepele tapi berakibat bencana bagi semua orang. Hal kecil itu seperti membuang sampah sembarngan di sungai, dan jika itu dilakukan terus- menerus maka sungai akan menjadi dangkal dan efeknya, jika musim penghujan datang seperti sekarang ini, bisa membuat sungai meluap dan mengakibatkan banjir. Dan itu akan merugikan banyak pihak. Buka hanya harta benda yang hilang, mungkin nyawapun bisa hilang akibat banjir, maka dari itu perlu kesadaran diri dari masyarakat untuk peduli dengan alam/lingkungan disekitarnya, jangan malah acuh tak acuh dengan apapun yang terjadi dilingkungan kita. Contohnya : banyak kita jumpai disekitar sungai atau tempat lapang ada tulisan “ DILARANG MEMBUANG SAMPAH DI TEMPAT INI” tapi apa nyatanya, masih banyak orang membuang sampah disekitar tempat yang sudah ada tulisan seperti itu. Maka dari itu kita perlu menanamkan rasa peduli terhadap lingkungan atau alam pada diri kita sendiri dulu, setelah kita sadar dan peduli akan pentingnya alam yang bersih dan nyaman untuk kehidupan kita. Selanjutnya, mari lah kita ajak teman – teman kita dan masyarakat luas untuk bergotong-royong menjaga dan membuat alam atau lingkungan kita menjadi lebih bersih dan terhindar dari sampah yang merugikan diri kita sendiri, orang lain dan generasi yang akan datang. Dengan cara yang paling mudah dan tidak perlu mengeluarkan biaya, seperti membuang sampah pada tempatnya. Dengan melakukan hal kecil itu, kita sudah mengurangi tingkat kerusakan alam di negara kita. Dan di jaman sekarang teknologi sudah canggih. Sampah yang di anggap jorok, menjijikan dan kotor itu bisa kita manfaatkan atau kita daur ulang menjadi barang – barang yang bisa kita jual. Dengan cara yang kreatif dan inovatif. Seperti kita ketahui sampah plastik yang berserakan dan dianggap tidak bermanfaat itu, bisa kita buat atau kita manfaatkan menjadi aneka mainan anak – anak, tas, tempat lampu, pernak – pernik. Dan itu bisa menjadi usaha rumahan yang sukses bila dikelola dengan baik. Dan usaha itu juga bisa membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat disekitarnya. Jangan beranggapan sampah yang dipandang kotor, ,jorok, menjijikan itu hanya barang sisa atau sampah yang tidak berguna dan bermanfaat. Nyatanya sekarang banyak orang sukses, yang berawal dari usaha memanfaatkan sampah atau mendaur ulang sampah. Saya pernah membaca sebuah kata – kata dari R.S.S BODEN POWELL yang berbunyi “ Kebiasaan yang jelek itu seperti gigi yang jelek, ia harus dicabut. Caranya dengan mengisi kekurangannya tidak sekedar dimengeri tetapi digunakan dalam kehidupan sehari – hari” Dari kata – kata itu, bisa kita ambil pelajaran . Jika kita membiasakan kebiasaan yang jelek maka hasilnya akan jelek seperti membuang sampah di sungai dan apa hasilnya, bencana alam. Tapi saat kita tau cara untuk memanfaatkannya dan membuang kebiasaan jelek itu maka kita harus menerapkannya di kehidupan sehari – hari agar tidak menimbulkan bencana. Jadi friend, kita sebagai generasi penerus bangsa , Ayolah Ayo kita bersama – sama selamatkan negara kita dari bencana yang kita timbulkan sendiri. Dengan cara menjaga dan merawat lingkungan kita agar sejuk, segar, sehat dan nyaman untuk kita tinggali. Masak Kita sudah disediakan Tuhan, alam yang begitu indah dan subur dengan gugusan ribuan pulaunya. Kita hanya disuruh menjaga dan merawatnya saja, kita malah merusaknya sih . Orang dari kecil aja, kita sudah tinggal disini, kita pakai tanahnya, kita minum airnya, masak kita tidak peduli dan tidak berterima kasih pada alam yang sudah memberikan begitu banyak manfaat bagi kita. Karena hanya orang bodoh dan tidak mempunyai pendidikan yang tidak peduli dan mengerti akan semua hal itu. Makanya kita sebagai pelajar yang berpendidikan masak kita mau di samakan dengan orang – orang yang tidak berpendidikan sih , apa kalian mau? pasti tidakkan . Jadi, jangan merusak alam dengan cara membuang sampah sembarngan di sungai atau dimana pun. Kalau kalian memang anak – anak muda yang terpelajar . Ingat lho ya friend!!!! kalau bukan kita yang melakukannya siapa lagi???? KARENA ANAK PRAMUKA ITU PEDULI DAN CINTA DENGAN LINGKUNGAN YANG BERSIH. # Jika ada kesalahan dalam penulisaan, saya peribadi mohon maaf. Sampai jumpa lagi di lain kesempatan. #SALAM PRAMUKA
Avatar hanifah nur'aini
from Indonesia, 6 tahun yang lalu
Are you sure you want to delete this?
Welcome to Scout.org! We use cookies on this website to enhance your experience.To learn more about our Cookies Policy go here!
By continuing to use our website, you are giving us your consent to use cookies.