Pendampingan Perempuan Korban Tsunami Aceh

Saya bersama teman-teman mendirikan kelompok peduli Aceh, tak lama setelah peristiwa Tsunami yang melumpuhkan kehidupan sosial ekonomi masyarakat Aceh. Kami mengumpulkan para ibu/perempuan Aceh dan melakukan pertemuan setiap minggu selama 1 jam di meunasah. Di setiap pertemuan itu, saya memberikan motivasi dan pendampingan untuk membuka peluang perbaikan kehidupan mereka. Ibu-ibu tersebut mulai semangat untuk berusaha. Sebagian besar memulai usaha kecil dari potensi apa saja yang mereka punya, seperti membuat kue-kue atau kerajinan tangan. Kami bergantian turun ke kelompok-kelompok tersebut. Dan saya mendapat giliran turun 1 kali ke setiap kelompok setiap bulannya. Saya membagi informasi kepada mereka tentang bagaimana memulai usaha, pengeolaan keuangan, sambil menyelipkan informasi penting tentang kesehatan keluarga, pendidikan anak, dsb. Masyarakat sangat senang dengan adanya perkumpulan ini. Namun karena proyek rehabilitasi Aceh ditutup pada tahun 2008, maka kamipun meninggalkan mereka dengan kemandirian dan semangat untuk membangun kehidupan yang sejahtera di bumi Aceh.

Files Attached

You should not see this

Commentaires

Portrait de พรศิลป อินทเคหะ

Very good project.

Portrait de พรศิลป อินทเคหะ

I wish you all success.You will get the great merit.

Portrait de Yulia Indawardhani Lubis

Thankyou my friend.

Portrait de Yulia Indawardhani Lubis
from Indonesia, il y a 5 années

Project Period

Started On
Wednesday, June 1, 2005
Ended On
Sunday, June 1, 2008

Nombre de participants

3600

Heures de service

3600

Topics

Youth Programme
Scouting and Humanitarian Action

SDG

Are you sure you want to delete this?
Welcome to Scout.org! We use cookies on this website to enhance your experience.To learn more about our Cookies Policy go here!
By continuing to use our website, you are giving us your consent to use cookies.