Pemimpin PerdamaianMengambil keputusan adalah tugas seorang pemimpin. Keputusan baik adalah keputusan yang berdasarkan pada pertimbangan yang benar. Pertimbangan yang benar adalah pertimbangan yang berdasarkan fakta, dan kebutuhan, dibutuhkan kekayaan inf

Pemimpin Perdamaian Mengambil keputusan adalah tugas seorang pemimpin. Keputusan baik adalah keputusan yang berdasarkan pada pertimbangan yang benar. Pertimbangan yang benar adalah pertimbangan yang berdasarkan fakta, dan kebutuhan, dibutuhkan kekayaan informasi. Dapat dipastikan, setiap orang mempunyai keterbatasan pertimbangan, karena dia memiliki keterbatasan informasi. Tidak ada seseorang pun yang tahu semua hal. Hanyalah Tuhan yang Maha Tahu. Untuk itulah, manusia diperintahkan Tuhan untuk saling mengenal, agar bisa berbagi informasi. Untuk keperluan itulah, Tuhan sengaja menciptakan manusia berbeda-beda. Karena kalau sama, apa yang yang akan dibagi. Sehingga menjadi tugas seorang pemimpin bijaksana untuk mendengarkan pertimbangan dari yang dipimpinnya. Semakin banyak pertimbangan berbeda akan semakin memperkaya khasanah pemimpin dalam mengambil keputusan. Hanya orang cerdas yang mampu menganalisis dan ‘meramu’ banyak informasi berbeda untuk menjadi pertimbangan yang tepat. Pemimpin bodoh akan cenderung untuk membatasi informasi dan pertimbangan, dengan segala macam caranya. Karena semakin banyak informasi berbeda, dia akan semakin binguuuuung. Berbeda dengan pemimpin cerdas, dia justru mencari informasi selengkap-lengkapnya. Berusaha memandang masalah dari berbagai sudut pandang berbeda. Oleh karenanya, dia sangat menghargai perbedaan pertimbangan. Bukan mengeliminasinya. Oleh karenanya dibutuhkan pemimpin yang cerdas. Baik dan peduli saja tidak cukup. Apalagi sdh tidak baik, tidak peduli, ditambah tidak cerdas. Lengkaplah sudah.......
Portrait de Arif Eko Wahyudi
from Indonesia, il y a 6 années
Are you sure you want to delete this?
Welcome to Scout.org! We use cookies on this website to enhance your experience.To learn more about our Cookies Policy go here!
By continuing to use our website, you are giving us your consent to use cookies.