The Scout.org website uses "cookies", both internal and from third parties. Cookies are small text files placed on your end user device and help us to distinguish you from other users, to enhance your experience on scout.org. If you continue, we'll assume that you are happy to receive cookies on our website. You can change your browser's cookie settings at any time. To find out more about how we use cookies and how to manage your browser settings read our Cookies Policy.

Program Pembinaan Anggota Muda dan Anggota Dewasa dalam Kepanduan

Kepanduan merupakan Gerakan edukasi diri bagi kaum muda yang bersifat progresif. Dengan merujuk pada pendekatan pendidikan Kepanduan, masing-masing individu dilahirkan dengan potensi unik yang dapat dikembangkan melalui arah yang konstruktif. Menjadikan potensi ini sesuatu yang nyata melibatkan pengembangan kapasitas seseorang secara menyeluruh – fisik, intelektual, emosional, sosial dan spiritual. Hal ini dilakukan dengan menghadirkan suatu lingkungan belajar yang suportif dan terorgansir yang merangsang serta menantang tiap anggota muda sepanjang tahun-tahun tumbuh kembang mereka.

Bagian penting dari pengalaman ber-Kepanduan terletak apda Program Pembinaan Anggota Muda. Program Pembinaan Anggota Muda dalam Kepanduan tidak hanya merujuk pada pelaksanaan kegiatan, melainkan juga bagaimana dan mengapa hal tersebut dilakukan. Secara keseluruhan, kegiatan-kegiatan tersebut dipandang sebagai suatu media alih-alih tujuan, dan kegiatan-kegiatan tersebut membuka kesempatan bagi masing-masing individu guna mengembangkan kemampuan, perilaku serta memperoleh pengetahuan. Anggota Muda merupakan pemain utama dalam proses pendidikan non-formal yang juga membutuhkan dukungan yang cukup dari para Anggota Dewasa, yang biasanya diberikan oleh para anggota dewasa sukarela.

Kepanduan juga dicirikan oleh fakta bahwa gerakan ini terbuka untuk semua, bersifat sukarela, non-politis, mandiri dan relevan terhadap kaum muda masa kini. Melalui Program Pembinaan Anggota Muda, para Pandu menjadi anggota masyarakat yang aktif dan belajar guna menjadi pemimpin bagi diri mereka sendiri dan orang lain, seraya bersenang-senang dalam waktu yang bersamaan, karena – menurut Lady Olave Baden-Powell – “Apabila hal tersebut tidak menyenangkan, berarti itu bukan Kepanduan.”

Program Pembinaan Anggota Muda

Program Pembinaan Anggota Muda merupakan totalitas atas apa yang dilakukan oleh kaum muda dalam kepanduan (berkegiatan), bagaimana hal tersebut dilakukan (Metode Kepanduan), serta alasan mengapa hal tersebut dilakukan (tujuan). Hal ini diwujudkan melalui hubungan baik antara anggota muda dan pembina dewasa, dengan memperhitungkan ketertarikan, kebutuhan serta kemampuan anggota.

Program Pembinaan Anggota Muda dalam Kepanduan menawarkan proses yang progresif atas edukasi dan pengembangan diri bagi anak-anak dan kaum muda. Kegiatan-kegiatan itu sendiri berbeda-beda baik antar maupun di dalam negara masing-masing, namun semua itu dilakukan dengan metode dan tujuan yang sama dari Gerakan Kepanduan. Contoh-contoh kegiatannya antara lain: berkemah dan aktivitas luar rumah, program-program pelayanan, pelatihan-pelatihan khusus, permainan-permainan, ekspedisi internasional, pemberdayaan masyarakat, akting, olah vokal, pelayaran, dan lain-lain.

Dalam rangka mewujudkan kegiatan-kegiatan tersebut melalui cara yang paling baik, para Pandu diorganisir berdasarkan tingkatan usia yang berbeda-beda. Pembagian berikut namanya berbeda-beda antara Organisasi Kepanduan Nasional satu dengan yang lainnya karena disesuaikan dengan kebutuhan dan konteks yang berbeda. Sebagai contoh, pembagian lama mencakup Siaga (8-11 tahun), Penggalang dan Penegak (11-17 tahun) serta Pandega (17-26 tahun). Pada masa ini, beberapa negara membagi tingkatan usia menjadi dua kelompok (Penggalang 11-14 tahun dan Penegak (14-17 tahun) guna memenuhi kebutuhan khusus bagi kaum remaja yang berusia lebih muda dan lebih tua.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai Program Pembinaan Anggota Muda dalam Kepanduan, silakan baca: Program Pembinaan Anggota Muda: Kebijakan Program Dunia, dan Kepanduan – sebuah Sistem Pendidikan.

Back to top

Anggota Dewasa dalam Kepanduan

Meskipun anggota muda merupakan pusat giat Kepanduan (memilih, merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi), dukungan anggota dewasa merupakan sebuah kunci. Bentuk dukungan ini bisa jadi berbeda-beda (pendidikan, organisasi dll) dan bervariasi berdasarkan rentang usia para Pandu. Anak-anak dalam tingkatan Siaga, misalnya, barangkali akan membutuhkan kehadiran serta intervensi yang lebih besar dibandingkan anggota yang berada dalam rentang usia Penegak.

Dewasa ini, sekitar tujuh juta anggota dewasa di seluruh dunia terlibat dalam Kepanduan. Para Anggota Dewasa sukarela ini memegang peranan penting serta merupakan sumberdaya yang penting dan berharga. Menjadi anggota dewasa sukarela dalam Kepanduan juga berarti perkembangan personal. Dengan mendukung terciptanya lingkungan belajar yang sehat, para anggota dewasa juga mengembangkan kememampuan dalam hal kepemimpinan, organisasi dan komunikasi, empati, martabat, dsb.

Bagi Organisasi Kepanduan Nasional yang berupaya menumbuhkan dan menawarkan Kepanduan yang lebih baik bagi lebih banyak kaum muda, organisasi tersebut perlu merekrut serta mempertahankan pembina-pembina dewasa yang berkualitas dan memiliki motivasi, serta menjaga gerak mereka selama terlibat dalam organisasi. Pengetahuan dan kesadaran mereka dalam hal bekerja bersama kaum muda juga harus senantiasa diperbaharui secara teratur melalui kursus-kursus terbarukan.

Beberapa tahun belakangan ini, banyak Organisasi-organisasi Kepanduan Nasional yang telah menginvestasikan waktu dan sumberdaya dalam mengindentifikasikan tren giat sukarela di negara masing-masing; secara jelas mengidentifikasi para anggota sukarela yang dibutuhkan dalam organisasi, serta mengembangkan strategi dan rencana untuk mendukung kesukarelaan yang telah berkembang.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan membaca: Anggota Dewasa dalam Kepanduan – Kebijakan Dunia

Back to top

Perlindungan terhadap Anak

Sebagai suatu organisasi kaum muda, Kepanduan perlu menawarkan lingkungan yang aman dan menyenangkan. Dalam rangka menjamin hal tersebut, suatu program Bebas dari Bahaya/Safe from Harm telah dikembangkan. Tujuan dari program pendidikan ini adalah untuk mencegah terjadinya segala bentuk penindasan dan untuk menghadirkan media yang dibutuhkan oleh anggota dewasa sukarela guna menjamin kesejahteraan anggota muda kita.

Sebuah perangkat online atas “Menjaga anggota Pandu Bebas dari Bahaya”/ ”Keeping Scouts Safe from Harm” telah dikembangkan untuk Organisasi-organisasi Kepanduan Nasional. Klik di sini untuk mengakses kursus atau di sini untuk menonton video Bebas dari Bahaya/Safe from Harm.

Back to top