The Scout.org website uses "cookies", both internal and from third parties. Cookies are small text files placed on your end user device and help us to distinguish you from other users, to enhance your experience on scout.org. If you continue, we'll assume that you are happy to receive cookies on our website. You can change your browser's cookie settings at any time. To find out more about how we use cookies and how to manage your browser settings read our Cookies Policy.

Misi

Misi Kepanduan adalah:

Berkontribusi untuk pendidikan anak muda melalui sistem nilai berdasarkan Janji dan Kode Kehormatan Pramuka, untuk membangun dunia yang lebih baik dengan individu yang dapat memenuhi kebutuhannya sendiri dan memiliki peranan membangun di masyarakat

  • melibatkan mereka dalam menghadapi masa perkembangan dengan proses pendidikan informal
  • menggunakan metode spesifik untuk menjadikan setiap individu sebagai agen utama dalam perkembangan mereka sehingga mereka menjadi manusia yang dapat diandalkan, suportif, bertanggung jawab dan berkomitmen
  • membantu mereka dalam membangun sistem nilai berdasarkan prinsip spiritual, sosial dan personal seperti yang tertera di Janji dan Kode Kehormatan Pramuka

Misi ini diambil dari Konferensi Kepanduan Dunia pada tahun 1999 di Durban, Afrika Selatan. Konferesi tersebut juga mengidentifikasi enam tantangan utama yang harus diperhatikan Gerakan Kepanduan supaya dapat mencapai Misi yang sudah ditentukan:

  1. Relevansi - memenuhi kebutuhan dan aspirasi anak muda.
  2. Karakteristik yang saling melengkapi - fokus pada kontribusi Pramuka dalam menciptakan pendidikan untuk anak muda, terutama melalui Metode Pramuka.
  3. Keanggotaan - menjangkau lebih banyak anak muda.
  4. Individu Dewasa - menarik dan merekrut individu dewasa yang diperlukan.
  5. Hubungan dan kemitraan - bekerja sama dengan orang lain untuk memberikan pelayanan yang lebih baik bagi anak muda.
  6. Kesatuan - mencapai tujuan bersama di semua level.
Back to top

Visi

Visi Kepanduan adalah:

Sebagai sebuah gerakan global, memberikan kontribusi nyata untuk menciptakan dunia yang lebih baik.

Memasuki abad ke-2 dalam perkembangannya, kami melihat Kepanduan sebagai Gerakan pendidikan yang didasari nilai-nilai dalam mencapai misinya, melibatkan anak muda dalam bekerja sama untuk mengembangkan potensi dirinya dengan didukung oleh individu dewasa yang bersedia dan mampu menjalankan peranannya sebagai pendidik.

Kami melihat bahwa Kepanduan di seluruh dunia telah menarik semakin banyak anak muda (terutama remaja) baik laki-laki maupun perempuan yang datang dari berbagai lapisan masyarakat.

Kami melihat Kepanduan sebagai sesuatu yang menarik bagi individu dewasa, baik laki-laki maupun perempuan, dengan berbagai macam latar belakang budaya – sebuah Gerakan yang bekerja langsung dengan anak muda dan dapat memberikan kontribusi langsung bagi masyarakat

Kami melihat Kepanduan sebagai sebuah Gerakan yang dinamis dan inovatif dengan sumber daya yang sesuai, struktur yang sederhana dan proses pengambilan keputusan yang demokratis. Organisasi, manajemen dan komunikasi dapat dijalankan dengan efektif di semua level.

Visi Kepanduan Dunia diambil dari Konferensi Kepanduan Dunia pada tahun 2001 di Tesalonika, Yunani.

Back to top

Strategi Kepanduan adalah:

Berdasarkan Visi dan Misi Kepanduan, terdapat tujuh strategi yang secara prioritas merepresentasikan tujuh isu utama. Tujuh isu tersebut harus dapat ditangani di Kepanduan di seluruh dunia serta disesuaikan di level nasional dan konteks lokal.

1. Keterlibatan anak muda - revitalisasi metode Kepanduan. Prioritas yang strategis ini bertujuan untuk membantu Organisasi Kepanduan Nasional dalam menghidupkan kembali elemen dasar dari Gerakan Kepanduan yaitu menekankan kembali pentingnya efektifitas dan kemampuan dalam mencapai misi yang sudah ditentukan.

2. Remaja - mendukung transisi menjadi individu dewasa. Prioritas yang strategis ini bertujuan untuk mendukung Organisasi Kepanduan Nasional untuk memberikan respon secara efektif dalam memenuhi kebutuhan dan harapan individu remaja. Ini dapat meningkatkan jumlah keanggotaan di usia tertentu dan mengembangkan reputasi Pramuka sebagai sebuah organisasi yang membantu anak muda dalam menjalani transisi menjadi seorang individu dewasa.

3. Anak perempuan dan laki-laki, Individu dewasa perempuan dan laki-laki - menghormati perbedaan, mempromosikan persamaan dan berbagi tanggung jawab. Prioritas yang strategis ini bertujuan untuk mengenali dukungan dan peralatan yang dibutuhkan untuk membantu Organisasi Kepanduan Nasional dalam menawarkan kesempatan yang sama bagi perempuan maupun laki-laki, baik anak-anak maupun dewasa. Dengan begitu, semua individu akan mendapatkan kesempatan baru dan melalui peningkatan keanggotaan anak muda maupun dewasa, akan terjadi pula keseimbangan antara rasio keanggotaan perempuan dan laki-laki.

4. Mengulurkan Tangan - mendobrak batasan dan bekerja dengan berbagai segmen masyarakat. Tujuan dari prioritas yang strategis ini adalah mendukung Organisasi Kepanduan Nasional dalam mengidentifikasi kebutuhan anak muda, dewasa dan masyarakat serta memberikan respon di lokasi-lokasi yang belum mendapatkan dampak dari kegiatan Kepanduan. Dengan begitu, keanggotaan akan bertambah dan memperluas dampak Kepanduan di seluruh dunia.

5. Sukarelawan dalam Pramuka - mengembangkan pendekatan baru untuk menambah basis dukungan individu dewasa. Prioritas yang strategis ini bertujuan untuk mendefininisikan konsep sukarelawan yang sudah diterapkan di Kepramukaan. Selain itu, kebijakan dan tata cara perekrutan oleh Organisasi Kepanduan Nasional dapat ditinjau kembali sehingga mendapatkan kelompok Pramuka dewasa yang baru.

6. Organisasi di Abad 21 - menjadi lebih fleksibel, dapat berubah arah, inovatif dan partisipatif. Prioritas yang strategis ini bertujuan untuk membantu Organisasi Kepanduan Nasional dan juga Organisasi Gerakan Kepanduan Dunia di level global dan regional dalam mengadopsi pendekatan strategis, meninjau kembali struktur, sistem dan manajemen yang ada supaya dapat lebih sensitif dalam menghadapi kebutuhan masyarakat dan memberikan respon secara cepat dan efektif.

7. Profil Kepanduan - memperkuat komunikasi, kemitraan dan sumber daya. Prioritas yang strategis ini bertujuan untuk memperkuat komunikasi, kemitraan dan sumber daya dalam Kepanduan di semua level karena ketiga hal tersebut adalah unsur penting dalam mengerjakan misi yang sudah ditentukan.

Semua prioritas ini sudah disetujui di Konferensi Kepanduan Dunia pada tahun 2002 di Tesalonika, Yunani, dan semuanya menjadi elemen dasar Strategi dalam Kepramukaan.

Back to top

Rencana Tiga Tahunan

Berdasarkan Resolusi yang dihasilkan Konferensi Kepanduan Dunia dan beberapa proyek lainnya, Komite Kepanduan Dunia dan Biro Kepanduan Dunia merancang Rencana Tiga Tahunan yang terdiri dari pemetaan perencanaan sampai dilaksanakannya lagi Konferensi.

Rencana Tiga Tahunan yang ada sekarang mencakup periode 2011 sampai 2014 dengan empat Area Prioritas:

  1. Kepemimpinan di Abad 21
  2. Perubahan oleh Pemuda
  3. Sistem Pendukung Global
  4. Rute Strategis

Untuk setiap Area Prioritas, terdapat Kelompok Kerja yang dikepalai oleh Komite Kepanduan Dunia guna memastikan semua tujuan yang sudah disepakati dapat tercapai (lihat Kelompok Kerja dan Subkomite/Panitia Kecil).

Selain mengatur kinerja dengan mengacu pada Area Prioritas, ada isu-isu lain (beberapa diantaranya muncul dari Resolusi Konferensi) yang dibahas selama periode 2011 sampai 2014, seperti misalnya “Hak Asasi Manusia,” “Tugas kepada Tuhan,” “Organisasi Kepanduan Nasional terakreditasi” dan “Lokasi Biro Kepanduan Nasional.”

Semua yang disebutkan di atas akan dilengkapi dengan adanya kerja reguler di beberapa area seperti Komunikasi dan Hubungan Eksternal, Pelayanan Informasi, Keuangan, Kegiatan Kepanduan Dunia, Konstitusi, dan sebagainya.

Untuk merefleksikan cara berpikir dan semangat selama periode tiga tahun ini, Rencana yang sudah dirancang dinamakan “Kepemimpinan. Inovasi. Pelayanan.”

Rencana Tiga Tahunan 2011-2014 (EN)

Back to top